SF Consulting     8 Sep 2026

Kemenkeu Siapkan Lima Program Utama Dalam Rencana Kerja 2027

(Jakarta) Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan kinerja positif Kementerian Keuangan sepanjang 2026 menjadi fondasi dalam penyusunan Rencana Kerja Tahun Anggaran (TA) 2027. Untuk mendukung Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) dan agenda strategis kementerian, Kemenkeu mengusulkan pagu anggaran sebesar Rp 49,80 triliun.
 
“Capaian kinerja Kementerian Keuangan tahun 2026 yang positif menjadi fondasi dalam penyusunan Rencana Kerja Tahun 2027,” ungkap Menkeu Purbaya dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, pada Senin (07/09). Ia mengatakan perbaikan pengelolaan APBN akan dilanjutkan melalui reformasi perpajakan dan bea cukai, percepatan belanja yang memberikan multiplier effect bagi pertumbuhan dan kesejahteraan, serta menjaga defisit dan utang dalam batas aman.
 
Dalam rencana kerja tersebut, Kemenkeu menetapkan lima program utama, yakni Kebijakan Fiskal, Sektor Keuangan, dan Ekonomi; Pengelolaan Penerimaan Negara; Pengelolaan Belanja Negara; Pengelolaan Perbendaharaan, Kekayaan Negara, dan Risiko; serta Dukungan Manajemen. Program kebijakan fiskal diarahkan antara lain untuk mempercepat investasi dan transformasi ekonomi, mendorong kebijakan ekspor sektor strategis, mengoptimalkan nilai pabean dan PNBP, serta memperkuat ekosistem sektor keuangan.
 
Sementara itu, pengelolaan penerimaan negara akan diperkuat melalui integrasi proses bisnis ekspor-impor dan logistik, pengawasan PNBP sumber daya alam, sentralisasi layanan perpajakan, serta transformasi pengawasan tempat penimbunan berikat. Adapun pengelolaan belanja negara mencakup modernisasi sistem penganggaran dan peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan daerah. Program perbendaharaan, kekayaan negara, dan risiko juga diarahkan untuk mendukung kemandirian energi, pembiayaan kreatif infrastruktur, optimalisasi pengelolaan BMN, dan penguatan akuntansi pemerintahan.
 
Adapun Program Dukungan Manajemen mencakup penguatan Sistem Indonesia National Single Window (SINSW), Core Tax System, Smart Customs and Excise System, sistem penanganan tindak pidana perpajakan, serta digitalisasi proses bisnis melalui Office Automation Kemenkeu. “Alokasi ini diperlukan untuk mendukung pelaksanaan tugas Kementerian Keuangan dalam menjaga stabilitas fiskal, memperkuat layanan publik, serta mewujudkan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Menkeu Purbaya. (Rp)
 
Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #apbn2027 #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024