SF Consulting     28 May 2026

Insentif EV Ditunda, Pemerintah Fokus Jalankan Stimulus Lain

(Jakarta) Pemerintah memutuskan menunda pemberian insentif pembelian kendaraan listrik yang sebelumnya direncanakan mulai Juni 2026. Insentif berupa subsidi pembelian motor listrik dan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk mobil listrik itu awalnya disiapkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal II/2026.
 
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, keputusan penundaan tersebut diambil setelah rapat koordinasi pemberian stimulus semester II/2026 di kantor Kemenko Perekonomian pada Selasa (26/05). Menurut dia, insentif kendaraan listrik masih ditunda karena pemerintah masih menunggu sejumlah perhitungan sebelum kebijakan diterapkan.
 
Purbaya memperkirakan insentif pembelian mobil dan sepeda motor listrik baru akan digulirkan pada Juli 2026 atau memasuki kuartal III/2026. “Satu bulan lagi. Ada perhitungan yang masih ditunggu,” ujarnya. Meski demikian, pemerintah tetap menyiapkan berbagai stimulus ekonomi lain yang akan mulai dijalankan pada kuartal II hingga semester II/2026.
 
Sebelumnya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan sejumlah program stimulus yang disiapkan pemerintah. Salah satunya adalah insentif Pajak Penghasilan (PPh) final royalti penulis sebesar 1,5 % yang disebut sebagai bagian dari janji kampanye Presiden. Pemerintah juga akan memberikan diskon tiket transportasi kereta api, kapal laut, penyeberangan, serta tiket pesawat pada periode libur sekolah Juni–Juli 2026 dan masa Natal 2026 serta Tahun Baru 2027.
 
Selain itu, pemerintah kembali menggulirkan program PPN DTP untuk tiket pesawat kelas ekonomi dengan anggaran Rp 472,7 miliar dan target 2,3 juta penumpang selama masa libur sekolah. Pemerintah juga menyiapkan program magang nasional batch keempat dengan kuota 150 ribu peserta dan anggaran Rp 4,14 triliun. Sementara program vokasi nasional ditargetkan menjangkau 220 ribu lulusan SMK dan 50 ribu pekerja terdampak PHK dengan anggaran Rp 2,12 triliun. Airlangga menyebutkan sebagian stimulus akan mulai berjalan pada kuartal II/2026 dan berlanjut hingga kuartal IV/2026. (Rp)
 
Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #stimulusekonomi #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024