SF Consulting     28 Oct 2026

Menkeu Dorong Sinergi APBN Dan Danantara Untuk Optimalkan Ekonomi Nasional

(Jakarta) Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan pentingnya kolaborasi antara Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Danantara dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Hal tersebut disampaikan dalam Danantara Technology Innovation and Investment Forum. Menurut Suahasil, APBN dan Danantara memiliki peran yang saling melengkapi dalam merealisasikan visi pembangunan Indonesia.
 
Suahasil mengibaratkan APBN dan Danantara sebagai dua tangan yang bekerja bersama untuk mendorong perekonomian nasional. APBN berperan sebagai instrumen fiskal pemerintah, sedangkan Danantara bertindak sebagai badan pengelola investasi negara atau investment arms of the Republic of Indonesia. “Ketika ada ide besar mengenai visi besar mengenai Indonesia, ada dua tangan yang bekerja. Tangan pertama adalah APBN. Tangan kedua adalah Danantara sebagai investment arms of the Republic of Indonesia. Kita harus bekerja sama dengan sangat erat,” ungkap Menkeu Suahasil yang dikutip pada Selasa (27/10).
 
Ia menjelaskan, porsi APBN hanya sekitar 14–15 % dari produk domestik bruto (PDB) Indonesia yang mencapai sekitar Rp 25.000 triliun. Sementara itu, sebagian besar aktivitas ekonomi nasional digerakkan oleh masyarakat dan dunia usaha melalui konsumsi rumah tangga, investasi perusahaan, serta kegiatan ekspor. Karena itu, pemerintah perlu mengorkestrasi berbagai potensi ekonomi agar seluruh pelaku dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
 
“Yang menciptakan itu adalah seluruh masyarakat. Rumah tangga yang melakukan konsumsi. Perusahaan yang melakukan investasi, para eksportir yang melakukan ekspor,”  sambung Suahasil. Ia menambahkan, belanja negara harus diarahkan pada sektor dan program yang mampu menghasilkan dampak pengganda (multiplier effect) terbesar bagi perekonomian. Dengan demikian, kebijakan fiskal tidak hanya mendukung aktivitas ekonomi, tetapi juga mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang tersedia.
 
Suahasil menegaskan, APBN memiliki tiga tujuan utama, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi, menjaga stabilitas, serta mempertahankan kredibilitas fiskal. Fungsi stabilisasi diperlukan untuk menjaga aktivitas ekonomi di tengah ketidakpastian global, sedangkan kredibilitas fiskal harus dijaga melalui pengelolaan defisit yang terukur. “APBN harus bisa menumbuhkan kegiatan ekonomi. Kedua, APBN harus menstabilkan. Dan yang ketiga APBN-nya harus tetap credible, harus tetap sehat,” tegasnya. Melalui sinergi APBN dan Danantara, pemerintah berharap potensi ekonomi nasional dapat dioptimalkan tanpa mengabaikan kesehatan fiskal. (Rp)
 
Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #danantara #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024