SF Consulting     30 Sep 2026

Pemerintah Kebut Investasi, Digitalisasi Hingga Perluasan Akses Pasar Global

(Jakarta) Pemerintah menyiapkan empat strategi utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, yakni deregulasi dan debottlenecking, penguatan investasi dan pembiayaan, peningkatan produktivitas serta keterampilan tenaga kerja, dan perluasan akses pasar. Di sebuah seminar internasional, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan strategi tersebut antara lain dijalankan melalui Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 2026, program magang bagi 150.000 peserta dan 220.000 lulusan vokasi, serta implementasi 25 perjanjian perdagangan dan 13 perjanjian lainnya yang masih dalam tahap negosiasi.
 
Menko Airlangga menilai ketahanan energi dan transformasi digital menjadi dua fondasi penting dalam memperkuat perekonomian nasional. Di sektor digital, QRIS telah digunakan oleh 61 juta pengguna dan 44 juta merchant, dengan nilai ekonomi digital Indonesia mendekati US$ 100 miliar. Pemerintah juga mendorong pengembangan ekosistem digital yang terintegrasi, mulai dari data center, kecerdasan buatan (AI), semikonduktor hingga pengembangan talenta. Indonesia diperkirakan membutuhkan sekitar 9 juta tenaga digital hingga 2030 atau sekitar 600.000 tenaga profesional per tahun.
 
Dari sisi investasi, realisasi penanaman modal pada semester I-2026 mencapai sekitar Rp 1.010 triliun, tumbuh 7,2 % dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Investasi tersebut menciptakan sekitar 1,4 juta lapangan kerja, dengan porsi Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar 50,2 % dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) 49,8 %. Pemerintah juga memperkuat iklim investasi melalui penyederhanaan regulasi dan penerapan Service Level Agreement (SLA), sementara Satuan Tugas Deregulasi telah menyelesaikan 135 dari 177 pengaduan terkait kendala regulasi dan investasi.
 
Pemerintah turut mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai pusat investasi dan pertumbuhan ekonomi baru. Saat ini terdapat 25 KEK dengan luas hampir 24.000 hektare yang mencakup sektor industri, pariwisata, kesehatan, pendidikan, teknologi, digital, dan jasa. Pengembangan KEK juga diarahkan untuk memperkuat talenta digital, termasuk melalui KEK pendidikan di Malang yang telah menjadi lokasi operasional King’s College dan akan segera membuka India Institute of Management Bangalore.
 
Selain investasi dan pengembangan kawasan, pemerintah terus memperkuat industri padat karya serta membuka akses pasar global. Industri tekstil dan alas kaki saat ini menyerap sekitar 4 juta tenaga kerja dengan nilai ekspor sekitar US$ 12 miliar. Indonesia juga memperkuat posisi dalam perdagangan internasional melalui G20, proses aksesi OECD yang telah mencapai hampir 80%, serta upaya bergabung dengan CPTPP. Airlangga menekankan bahwa investasi dan reformasi ekonomi pada akhirnya harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat. “Angka semata tidak menciptakan kemakmuran, yang terpenting adalah mengubah investasi, teknologi, dan reformasi menjadi lapangan kerja, produktivitas, dan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat kita,” pungkas Airlangga. (Rp)
 
Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #ekonomi #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024