SF Consulting     24 Sep 2026

Strategi Menkeu Jaga Ekonomi RI: APBN, Danantara, Dan KSSK

(Jakarta) Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan pentingnya penerapan cara kerja baru dalam mengelola ekonomi makro Indonesia di tengah meningkatnya dinamika geopolitik dan volatilitas pasar keuangan global. Menurutnya, pendekatan tersebut diperlukan untuk memperkuat resiliensi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.
 
Dalam ANTARA Business Forum 2026 bertema “The Synergy Horizon: Positioning Indonesia for the Next Decade” pada Rabu (23/09), Suahasil mengatakan cara kerja baru tersebut bertumpu pada sinergi tiga pilar utama. Pilar pertama adalah kebijakan fiskal melalui APBN yang diarahkan sebagai katalis pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat, termasuk dengan mendorong program prioritas pembangunan melalui delapan kluster prioritas.
 
Pilar berikutnya adalah Danantara Indonesia yang berperan sebagai katalis investasi di luar APBN serta mendorong investasi strategis bersama sektor swasta. Suahasil menilai sinergi APBN dan Danantara menjadi horizon baru dalam pengelolaan ekonomi, dengan APBN diarahkan untuk masuk pada titik-titik krusial yang memberikan dampak lebih luas terhadap perekonomian.
 
Selain itu, sinergi kebijakan fiskal dan moneter melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menjadi pilar ketiga untuk menjaga stabilitas sektor keuangan sekaligus memperluas inklusi dan memperdalam pasar keuangan. Suahasil menyebut ketahanan ekonomi Indonesia pada semester I-2026 tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang solid, inflasi yang terkendali, serta kembali masuknya aliran modal. Hingga 14 September 2026, akumulasi inflow melalui Surat Berharga Negara (SBN) dan Surat Berharga Rupiah Bank Indonesia (SRBI) mencapai Rp 140,7 triliun.
 
Di sisi lain, pemerintah memperkirakan nilai insentif pajak yang diberikan sepanjang 2026 mencapai Rp 576 triliun atau setara 2,2 % dari produk domestik bruto (PDB). Insentif tersebut ditujukan untuk memperkuat daya saing dan daya beli masyarakat. Ke depan, pemerintah memproyeksikan enam sektor sebagai mesin utama pertumbuhan ekonomi, yakni infrastruktur digital, hilirisasi sumber daya alam, manufaktur bernilai tambah tinggi, industri hulu strategis dan energi, ketahanan pangan, serta energi baru dan terbarukan. (Rp)
 
Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #ekonomi #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024