SF Consulting     29 Jul 2026

HPAL Sambalagi Masuki Tahap Penting, Hilirisasi Nikel Indonesia Kian Maju

(Morowali) Pemerintah melalui Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM terus memperkuat program hilirisasi mineral sebagai bagian dari transformasi ekonomi nasional. Upaya tersebut ditandai dengan kedatangan autoclave, peralatan utama proyek High Pressure Acid Leaching (HPAL) Sambalagi di Morowali, Sulawesi Tengah. Fasilitas yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) ini merupakan proyek pengembangan industri nikel terintegrasi yang mendukung rantai pasok kendaraan listrik.
 
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani menjelaskan, proyek HPAL Sambalagi menunjukkan bahwa hilirisasi Indonesia telah memasuki tahap yang lebih maju. Menurutnya, proyek tersebut tidak hanya meningkatkan nilai tambah mineral, tetapi juga memperkuat ekosistem industri baterai kendaraan listrik yang terintegrasi, berdaya saing, dan berkelanjutan. “Proyek ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi Indonesia, Korea Selatan, dan Tiongkok dapat berjalan selaras dengan kepentingan nasional, yaitu membangun kedaulatan sumber daya, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Rosan yang dikutip pada Selasa (28/07).
 
Autoclave berkapasitas 1.268 meter kubik yang digunakan dalam proyek ini merupakan generasi terbaru dan diklaim sebagai unit berkapasitas terbesar yang pernah diterapkan pada fasilitas HPAL. Proyek yang dikembangkandi kawasan Indonesia Green Industrial Park (IGIP) ini akan mengolah bijih limonit menjadi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) sebagai bahan baku utama baterai kendaraan listrik dengan kapasitas produksi sekitar 90.000 ton kandungan nikel per tahun. Selama masa konstruksi proyek diperkirakan menyerap sekitar 6.000 tenaga kerja dan sekitar 3.600 tenaga kerja pada tahap operasional.
 
Rosan menegaskan, pembangunan fasilitas HPAL merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk melengkapi rantai nilai industri nikel nasional, mulai dari produksi MHP, nickel sulfate, precursor, cathode active material, hingga baterai kendaraan listrik. Dengan rantai industri yang terintegrasi tersebut, Indonesia diharapkan tidak lagi hanya menjadi eksportir bahan mentah, melainkan menjadi salah satu pemain penting dalam rantai pasok global kendaraan listrik. Menurutnya, pengembangan klaster industri hijau dari sektor hulu hingga hilir menjadikan HPAL sebagai pintu masuk menuju industri bernilai tambah yang lebih tinggi.
 
Selain mendorong nilai tambah industri, proyek HPAL Sambalagi juga dirancang mengedepankan prinsip keberlanjutan. Fasilitas ini dipersiapkan menuju target Net Zero Emissions melalui pemanfaatan teknologi waste heat recovery dan energi surya untuk mendukung operasional rendah karbon. Pemerintah turut mengapresiasi komitmen perusahaan dalam membangun infrastruktur, fasilitas sosial, pelatihan tenaga kerja lokal, serta HPAL Research Center guna memperkuat kemandirian teknologi nasional. (Rp)

Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #hilirisasi #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024