SF Consulting     13 Jul 2026

Miliki Potensi Pasar US$ 70 Miliar, Indonesia Bidik Jadi Kekuatan AI Asia

(Jakarta) Menyikapi dinamika global serta pesatnya perkembangan teknologi khususnya kecerdasan buatan (AI), pemerintah terus memperkuat fondasi ekonomi nasional dengan mendorong peningkatan investasi di bidang IT. Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto menjelaskan, strategi tersebut dijalankan melalui penguatan kedaulatan pangan, kedaulatan energi, serta percepatan transformasi digital di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto.
 
“Di bawah arahan Presiden Prabowo, saya pikir adopsi teknologi selaras dengan fokus kemandirian sumber daya Indonesia dalam memajukan kedaulatan pangan, kedaulatan energi, dan sejalan dengan roadmap transformasi digital yang jelas,” ungkap Menko Airlangga dalam Kadin Indonesia Monthly Economic Diplomatic Breakfast bertema Beyond Uncertainty: Building Indonesia's Next Economy yang dikutip pada Minggu (12/07).
 
Berdasarkan data KORIKA, Indonesia diproyeksikan menjadi pasar AI terbesar keempat di Asia setelah Tiongkok, India, dan Jepang, dengan potensi nilai pasar mencapai sekitar US$ 70 miliar atau 6,4 % dari total pasar AI regional. Untuk mendukung pengembangan ekonomi digital, pemerintah terus memperkuat infrastruktur data center dan energi. Saat ini Indonesia memiliki 182 pusat data, dengan konsentrasi terbesar berada di Jakarta dan Batam.
 
Airlangga juga menyoroti pengembangan jaringan kabel serat optik internasional melalui titik pendaratan (landing point) di Batam yang terhubung dengan Singapura, serta di Bitung yang terkoneksi ke Amerika Serikat. Menurutnya, infrastruktur tersebut menjadi modal penting dalam menarik investasi pusat data berskala global, didukung rencana pengembangan kapasitas energi terbarukan hingga 100 gigawatt dalam beberapa dekade mendatang.
 
Selain itu, pemerintah juga menargetkan kemandirian industri semikonduktor melalui pengembangan desain chip dan kemampuan perakitan, pengujian, serta pengemasan (assembly, testing, and packaging/ATP) di dalam negeri guna memenuhi permintaan pasar global yang diperkirakan mencapai US$ 1 triliun pada 2030. Airlangga menambahkan Indonesia tetap berkomitmen menciptakan iklim investasi yang terbuka dan kompetitif. Mengacu pada survei Japan External Trade Organization (JETRO) tahun 2025, Indonesia dinilai memiliki iklim bisnis paling stabil dan menguntungkan di kawasan ASEAN.  (Rp)

Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #teknologi #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024