SF Consulting     10 Jul 2026

Kepercayaan Investor Terjaga, Pemerintah Perkuat Reformasi Pasar Modal

(Jakarta) Aktivitas penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) yang terus berlangsung di Bursa Efek Indonesia (BEI) dinilai menjadi sinyal positif terhadap kepercayaan dunia usaha kepada pasar modal nasional. Pemerintah pun terus mendorong pendalaman pasar modal sebagai sumber pembiayaan jangka panjang guna memperkuat dunia usaha sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
 
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan apresiasi atas upaya Bursa Efek Indonesia (BEI) mendorong peningkatan kapasitas pasar modal nasional. Menurutnya, IPO tersebut menjadi yang pertama sejak Direktur Utama BEI yang baru menjabat. “Selamat dan pecah telur bagi Direktur Utama BEI yang baru, ini IPO pertama kali,” ungkap Menko Airlangga yang dikutip pada Kamis (09/07). Ia juga mengungkapkan bahwa masih terdapat enam emiten lain yang akan segera melaksanakan pencatatan saham perdana di BEI.
 
Airlangga menegaskan, IPO yang kedua sepanjang 2026 ini tetap terlaksana di tengah tingginya dinamika pasar saham. Sehingga keberlanjutan aktivitas IPO mencerminkan optimisme pelaku usaha terhadap prospek perekonomian nasional. Pada triwulan I 2026, ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 % yang ditopang oleh kuatnya konsumsi domestik, peningkatan investasi, serta berbagai reformasi pemerintah untuk memperkuat iklim usaha.
 
Ia menambahkan, industri makanan dan minuman masih menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. Pada triwulan I 2026, sektor tersebut berkontribusi sebesar 7,31 % terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan mencatat pertumbuhan 7,04 % seiring meningkatnya permintaan selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Dari sisi investasi, realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) di sektor ini mencapai Rp 10,48 triliun, sedangkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp 16,34 triliun, mencerminkan tingginya minat investor terhadap industri makanan dan minuman.
 
Pemerintah juga terus memperkuat reformasi pasar modal untuk meningkatkan kepercayaan investor dan daya saing sektor keuangan nasional. Keputusan MSCI yang kembali mempertahankan Indonesia dalam kategori Emerging Market, pada evaluasi Juni 2026 dinilai mencerminkan kuatnya fundamental ekonomi nasional. Pemerintah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia akan terus meningkatkan transparansi, tata kelola, serta perlindungan investor agar pasar modal semakin dalam, akses pembiayaan bagi dunia usaha semakin luas, dan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan terus meningkat. (Rp)

Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #capitalmarket #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024