SF Consulting     7 Jul 2026

Bea Cukai Aktif Perkuat Integrasi Perdagangan Dalam ASEAN Directors General Of Customs Meeting

(Phnom Penh) Bea Cukai menegaskan komitmennya memperkuat kerja sama kepabeanan regional dengan menghadiri “The 35th ASEAN Directors General of Customs Meeting” yang berlangsung di Kamboja. Forum tahunan yang mempertemukan para Direktur Jenderal Bea dan Cukai negara-negara ASEAN tersebut menjadi wadah untuk memperkuat integrasi ekonomi kawasan, meningkatkan fasilitasi perdagangan, serta merespons tantangan perdagangan global dan transformasi digital.
 
Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo menjelaskan, keikutsertaan Indonesia dalam forum tersebut mencerminkan peran aktif Bea Cukai dalam mempererat kerja sama dan sinergi dengan negara-negara anggota ASEAN. Pertemuan juga dihadiri seluruh negara anggota ASEAN, mitra wicara ASEAN seperti Australia, China, Jepang, dan Korea, World Customs Organization (WCO), serta perwakilan sektor swasta, antara lain US-ASEAN Business Council (USABC), EU-ASEAN Business Council (EUABC), dan ASEAN Business Advisory Council (ABAC).
 
Dalam pertemuan tersebut, para delegasi membahas sejumlah isu strategis, mulai dari implementasi ASEAN Economic Community (AEC) Blueprint, pengembangan ASEAN Single Window (ASW), ASEAN Customs Transit System (ACTS), Authorized Economic Operator (AEO), hingga reformasi dan modernisasi kepabeanan. Hasil pembahasan menegaskan arah pengembangan kepabeanan ASEAN yang semakin berfokus pada digitalisasi layanan, interoperabilitas data, pengawasan berbasis risiko, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.
 
Budi menjelaskan, pertukaran informasi antar negara yang dihasilkan dari forum tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem pengawasan kepabeanan Indonesia, khususnya dalam mencegah masuknya barang ilegal dan berbahaya melalui pemanfaatan sistem digital dan data. Pada kesempatan itu, Indonesia juga kembali dipercaya menjadi “Chair of the Technical Sub-Working Group on Classification (TSWGC” untuk periode 2026–2027 serta berperan aktif dalam penyusunan standar klasifikasi barang ASEAN guna mendukung sistem perdagangan yang lebih harmonis dan adaptif.
 
Selain itu, Indonesia menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan “Operation Pacific Shield III” yang berfokus pada penindakan penyelundupan narkotika dan psikotropika melalui jalur udara, termasuk barang kiriman cepat, penumpang, dan pos lintas batas. Di sela-sela agenda utama, Bea Cukai juga menggelar pertemuan dengan EUABC dan USABC untuk memperkuat dialog dengan pelaku usaha. "Melalui pertemuan ini, Bea Cukai terus memanfaatkan kerja sama ASEAN untuk memperkuat pelayanan dan pengawasan kepabeanan yang lebih modern, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan dunia usaha," pungkas Budi. (Rp)

Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #wco #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024