SF Consulting     18 Jun 2026

Kesepakatan Damai AS-Iran Berpotensi Ringankan Beban Fiskal 2026

(Jakarta) Kementerian Keuangan menyatakan kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran berpotensi memberikan dampak positif terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), khususnya dalam menekan beban fiskal seperti subsidi energi. Kesepakatan yang mengakhiri konflik selama sekitar tiga bulan tersebut, dijadwalkan ditandatangani secara resmi pada 19 Juni 2026 di Swiss.
 
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, meredanya ketegangan geopolitik diperkirakan akan menurunkan tekanan terhadap harga minyak dunia yang sebelumnya sempat meningkat akibat perang. Dengan demikian, kebutuhan anggaran untuk subsidi energi yang telah disiapkan pemerintah dapat berkurang sehingga membuka ruang fiskal bagi pembiayaan program prioritas lainnya.
 
“Kan kemarin sebagian anggaran sudah kami sisihkan untuk subsidi, sehingga akan jauh berkurang ada ruang untuk memberi pembiayaan program-program lain yang dianggap penting oleh Presiden,” ungkap Menkeu Purbaya yang dikutip dari Bisnis.com pada Rabu (17/06).
 
Berdasarkan data APBN hingga 31 Mei 2026, harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) tercatat meningkat dari asumsi awal tahun sebesar US$ 70 per barel menjadi US$ 91,9 per barel secara year to date (YtD). Kenaikan harga minyak yang disertai pelemahan nilai tukar rupiah menyebabkan beban subsidi dan kompensasi energi membengkak hingga mencapai Rp 203,7 triliun, atau melonjak 208,2 % dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
 
Menkeu Purbaya menegaskan pemerintah akan segera mengkaji kembali kondisi APBN pasca tercapainya kesepakatan damai tersebut. Evaluasi itu akan menjadi dasar untuk melakukan penyesuaian terhadap kebijakan refocusing dan prioritas belanja yang sebelumnya diterapkan. Sebelumnya, pemerintah telah menyiapkan berbagai skenario menghadapi lonjakan harga minyak, termasuk kebijakan penghematan BBM, penerapan kerja dari rumah, serta refocusing anggaran kementerian dan lembaga senilai Rp 121,2 triliun hingga Rp 130,2 triliun. Pemerintah juga memastikan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir tahun. (Rp)
 
Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #apbn2026 #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024