SF Consulting     20 May 2026

Coaching Clinic Audit MITA 2026, Bea Cukai Dorong Kepatuhan Dan Efisiensi Perdagangan

(Jakarta) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Bea Cukai) melalui Direktorat Audit Kepabeanan dan Cukai terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung kepatuhan pelaku usaha. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Coaching Clinic Hasil Audit Perusahaan MITA Tahun 2026 yang digelar pada Selasa (19/05). Kegiatan ini menjadi forum pembinaan, koordinasi, serta komunikasi dua arah antara Bea Cukai dan perusahaan MITA Kepabeanan guna meningkatkan pemahaman terhadap ketentuan kepabeanan dan cukai.
 
Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo menjelaskan, coaching clinic menjadi bentuk harmonisasi peran Bea Cukai sebagai pengumpul penerimaan negara sekaligus fasilitator perdagangan. Menurutnya, hasil audit tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pengawasan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan agar dunia usaha dapat berkembang secara sehat, patuh, dan kompetitif.
 
Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut melibatkan kolaborasi lintas unit di lingkungan Bea Cukai, antara lain Direktorat Audit Kepabeanan dan Cukai, Direktorat Teknis Kepabeanan, serta Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai. Forum ini membahas berbagai masukan terkait Laporan Hasil Audit (LHA), evaluasi pelaksanaan audit, hingga sejumlah persoalan yang kerap dihadapi importir dan eksportir dalam kegiatan kepabeanan.
 
Budi menjelaskan, feedback dari LHA menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan yang lebih adaptif dan edukatif. Selain menjadi masukan bagi perusahaan, hasil evaluasi audit juga digunakan sebagai bahan analisis internal untuk memperkuat kebijakan dan layanan kepabeanan secara berkelanjutan. Pada coaching clinic tahun ini, Bea Cukai turut membahas sejumlah materi strategis, mulai dari proses bisnis audit kepabeanan dan cukai, penelitian ulang kepabeanan, jenis pelanggaran yang paling sering ditemukan, hingga pemanfaatan mekanisme E-Audit guna mempermudah proses audit secara efektif dan transparan.
 
Bea Cukai mencatat perusahaan MITA memiliki kontribusi besar terhadap penerimaan negara sepanjang 2025. Pada sektor impor, perusahaan MITA menyumbang sekitar 29 % dari total penerimaan bea masuk dan 31 % dari penerimaan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI), sedangkan pada sektor ekspor kontribusinya mencapai 8 persen dari total penerimaan bea keluar. Menurut Budi, hal tersebut menunjukkan peran strategis perusahaan MITA dalam ekosistem perdagangan nasional, sehingga pembinaan berkelanjutan diperlukan untuk menjaga tingkat kepatuhan dan meminimalkan potensi temuan audit berulang. (Rp)
 
Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #mita #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024