SF Consulting     7 May 2026

APBN 2026 Ekspansif, Pendapatan Negara Tumbuh 10 % Pada Maret 2026

(Jakarta) Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga 31 Maret 2026 menunjukkan tren yang ekspansif. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Konferensi Pers APBN Kita di Jakarta, menyampaikan bahwa pendapatan negara mengalami pertumbuhan yang cukup kuat dibandingkan periode sebelumnya. Menurutnya, pendapatan negara pada 2026 tumbuh sekitar 10 %.
 
Realisasi pendapatan negara tercatat mencapai Rp 574,9 triliun. Capaian tersebut terutama ditopang oleh penerimaan pajak yang tumbuh signifikan sebesar 20,7 %. Peningkatan penerimaan pajak didorong oleh membaiknya aktivitas ekonomi nasional, stabilnya harga komoditas, serta meningkatnya kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya.
 
Selain faktor ekonomi, pemerintah juga menilai transformasi digital di bidang perpajakan memberikan kontribusi besar terhadap optimalisasi penerimaan negara. Menkeu menjelaskan bahwa implementasi sistem Core Tax mulai menunjukkan dampak positif terhadap pendapatan negara meskipun masih terdapat sejumlah kelemahan yang terus diperbaiki. Pemerintah berkomitmen memperkuat sistem tersebut agar kinerjanya semakin optimal ke depan.
 
Di sisi lain, penerimaan kepabeanan dan cukai hingga akhir Maret 2026 terealisasi sebesar Rp 67,9 triliun. Sementara itu, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tumbuh 7 % di luar dividen BUMN dengan realisasi mencapai Rp 112,1 triliun. Adapun belanja negara tercatat sebesar Rp 815 triliun atau tumbuh 31,4 %, didorong percepatan belanja pemerintah pusat untuk program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis, bantuan sosial, pembayaran pensiun, subsidi, dan kompensasi energi.
 
Penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) juga mengalami peningkatan menjadi Rp 204,8 triliun, terutama untuk Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus Nonfisik, serta Dana Otonomi Khusus. Pemerintah turut memberikan relaksasi penyaluran dan tambahan alokasi TKD bagi daerah terdampak bencana di Sumatera. Meski belanja meningkat, pemerintah memastikan posisi defisit APBN tetap terjaga dan sesuai desain APBN 2026. Menkeu menegaskan defisit anggaran sepanjang tahun akan dikendalikan tetap berada di bawah 3 %. (Rp)

Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #apbn2026 #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024