SF Consulting     9 Apr 2026

Kemenkeu Dorong Reformasi Fiskal Berbasis Data Dan Digitalisasi

(Jakarta) Pemerintah menegaskan pentingnya strategi fiskal yang adaptif dan terukur dalam menghadapi ketidakpastian global yang mempengaruhi proyeksi ekonomi 2026. Dalam seminar KOMPAK bertajuk “Menatap Outlook Ekonomi 2026 dan Meracik Strategi Pengamanan Penerimaan Negara”, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menjelaskan bahwa kondisi global masih dibayangi berbagai risiko, mulai dari ketegangan geopolitik hingga fluktuasi harga komoditas dan nilai tukar. Situasi tersebut turut memberi tekanan pada belanja negara, terutama subsidi energi, sehingga membutuhkan respons kebijakan fiskal yang hati-hati dan berkelanjutan.

Untuk itu Juda menekankan bahwa pengelolaan penerimaan negara menjadi kunci dalam membiayai kebutuhan belanja yang terus meningkat. Menurutnya, strategi fiskal yang tepat diperlukan untuk memastikan stabilitas penerimaan, khususnya dalam menopang beban subsidi bahan bakar minyak (BBM) di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Dalam menghadapi outlook 2026, Juda memaparkan empat pilar utama pengelolaan penerimaan negara. Pilar pertama adalah penguatan basis penerimaan melalui perluasan basis pajak yang adil, optimalisasi potensi ekonomi baru, serta integrasi data lintas sektor. “Penerimaan yang sehat adalah penerimaan yang tumbuh seiring dengan ekonomi,” jelas Wamenkeu Juda yang dikutip pada Rabu (08/04). Pilar kedua adalah peningkatan kepatuhan berbasis risiko dan data melalui transformasi digital perpajakan, termasuk pemanfaatan sistem Coretax dan integrasi data antar lembaga.

Pilar ketiga menitikberatkan pada keseimbangan antara penerimaan negara dan pertumbuhan ekonomi agar kebijakan fiskal tetap mendukung iklim investasi dan penciptaan lapangan kerja. Sementara itu, pilar keempat adalah transformasi sumber daya manusia (SDM), yang menekankan pentingnya integritas dan kompetensi aparatur fiskal. Juda juga menegaskan bahwa koordinasi lintas unit dan institusi menjadi faktor penting untuk memastikan kebijakan berjalan efektif dan terintegrasi. (Rp)

Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #apbn2026 #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024