SF consulting     16 Dec 2025

Pemerintah Kejar Finalisasi Legal Drafting Kesepakatan Dagang Indonesia–AS

(Jakarta) Pemerintah optimistis dapat mendorong percepatan penyelesaian aspek legalitas atau legal drafting kesepakatan dagang dengan Amerika Serikat (AS). Draft kesepakatan tersebut ditargetkan rampung pada Desember ini. Pemerintah pun yakin nantinya kesepakatan akan ditandatangani langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump, dalam pertemuan tingkat kepala negara yang dijadwalkan berlangsung pada awal tahun depan.
 
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pun mengkonfirmasi bahwa dirinya akan bertolak ke Amerika Serikat pada Rabu (17/12) besok, untuk mengawal finalisasi dokumen kerja sama tersebut. Ia menyampaikan bahwa tim delegasi teknis Indonesia telah lebih dulu berada di Washington D.C. dan memulai pembicaraan dengan pihak AS. “Tim sudah sampai di AS dan mereka sudah mulai bicara, saya lusa [Rabu, 17 Desember 2025] ke sana,” ungkap Menko Airlangga kepada wartawan di Istana Negara, yang dikutip dari Bisnis.com pada Senin (15/12).
 
Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo tidak akan melakukan kunjungan ke AS pada akhir tahun ini. Rencananya penandatanganan oleh kedua kepala negara akan dilakukan setelah seluruh pembahasan teknis dinyatakan selesai. Ia pun memberi sinyal bahwa prosesi tersebut kemungkinan besar akan dilaksanakan pada tahun depan. “Yang lain seperti itu [ditandatangani pemimpin negara]. Kita tunggu. Kemungkinan tahun depan,” katanya.
 
Dalam kunjungan kerjanya, Menko Airlangga akan dijadwalkan bertemu dengan United States Trade Representative (USTR) untuk membahas sejumlah isu krusial dalam kerja sama perdagangan bilateral. Salah satu topik utama adalah komoditas kelapa sawit yang dibahas dalam kerangka bilateral, terpisah dari executive orders AS yang mengatur pengecualian tarif untuk komoditas lain, seperti kakao.
 
Airlangga menegaskan bahwa substansi perundingan telah mencapai tahap final, sehingga fokus saat ini adalah penyelesaian legal drafting agar pengecualian tarif dapat segera diberlakukan. Pemerintah menargetkan tarif nol % untuk sejumlah komoditas unggulan Indonesia yang masuk dalam daftar pengecualian. Ia menambahkan bahwa daftar komoditas tersebut telah dipertukarkan dan tidak ada penambahan kriteria baru dari pihak AS, dengan pemberlakuan tarif preferensi efektif setelah dokumen ditandatangani oleh kedua kepala negara. (Rp)
 
Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #trade #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024