SF consulting     3 Dec 2021

Menteri Investasi Pastikan Revisi UU Cipta Kerja Tak Ganggu Berbagai Investasi

(Jakarta) Setelah diputuskan inkonstitusional bersyarat oleh Mahkamah Konstitusi (MK), proses pembenahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, dipastikan tidak mengganggu jalannya investasi di Indonesia. ”Dalam proses implementasi pengurusan investasi, tidak ada satu hal pun yang menjadi kendala. Insentif fiskal tidak ada yang dipending semua jalan,” ungkap Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, yang dikutip pada Kamis (02/12).
 
Bahlil memastikan bahwa tidak ada satu pun pasal dan turunannya dalam UU Cipta Kerja yang disoroti oleh MK. Termasuk mengenai penerapan perizinan secara online atau Online Single Submission (OSS). Sehingga Bahlil mengajak investor tidak ragu menanamkan dananya di Indonesia. Indonesia akan tetap terbuka terhadap investasi dan kemudahan perizinan dijamin.
 
Bahlil menyatakan bahwa pemerintah akan mempercepat revisi Undang-Undang Cipta Kerja pasca putusan Mahkamah Konstitusi. Revisi itu ditargetkan selesai awal tahun depan. “Mungkin awal tahun depan bisa kami kebut untuk diselesaikan,” jelas Bahlil. Bahlil memastikan bahwa pemerintah menjunjung tinggi putusan MK yang menyatakan aturan tersebut inkonstitusional bersyarat. Oleh karena itu, pemerintah akan mempercepat revisi UU Cipta Kerja demi menjaga kepastian hukum bagi investasi.
 
Bahlil menyatakan bahwa putusan MK tidak akan mempengaruhi kinerja investasi pada tahun ini. Sedangkan adanya rencana percepatan revisi UU Cipta Kerja di tahun 2022, tak akan mengganggu target investasi Rp 1.200 triliun. Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat akan segera melakukan perbaikan atas UU Cipta Kerja, supaya target investasi tahun depan dapat terealisasi. (Rp)

Konsultan pajak
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #uuciptakerja #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 16312.55
USD 14309
GBP 19544.09
AUD 10346.84
SGD 10605.54
* Rupiah

Berlaku : 19 Jan 2022 - 25 Jan 2022