SF consulting     25 Nov 2021

Insentif Pajak Bagi UMKM Turut Bantu Pemulihan Nasional

(Jakarta) Dukungan pemerintah bagi UMKM dipastikan turut mendorong pemulihan ekonomi nasional. Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara menjelaskan bahwa pemulihan ekonomi yang didorong oleh kebijakan fiskal, juga ditopang oleh kondisi UMKM yang menjadi salah satu penggerak ekonomi saat ini.
 
Demi mempercepat proses pemulihan UMKM. Pemerintah pun mendorong program Pemulihan Ekonomi Nasional supaya mampu menjangkau UMKM. Salah satunya dengan pemberian insentif pajak sangat signifikan. Insentif pajak yang ada pada klaster insentif dunia usaha pada program PEN, telah diberikan sejak tahun lalu untuk membantu dunia usaha agar tidak terkena tekanan yang terlalu dalam.
 
“Kita berikan relaksasi. Relaksasi atas pembayaran PPh pasal 21, itu berlaku untuk semua perusahaan baik perusahaan besar maupun menengah atau kecil bisa bisa mendapatkan. Lalu kemudian, yang sifatnya juga adalah PPh 25 pembayaran massa. Juga insentif usaha untuk diberikan kepada UMKM, UMKM yang membayar pajak berupa pajak final itu kemudian bisa pajak finalnya itu ditanggung oleh pemerintah, silahkan digunakan, sehingga UMKM nanti bisa tetap menjalankan kegiatan usaha tanpa terbebani pajak untuk sementara waktu,” ungkap Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara yang dikutip pada Rabu (24/11).
 
Selain itu, dalam anggaran pemulihan ekonomi nasional juga diberikan dukungan dalam bentuk bantuan produktivitas usaha mikro seperti subsidi bunga UMKM KUR dan Non-KUR. Selain itu terdapat bantuan bagi pelaku usaha mikro penjaminan modal UMKM, agar perbankan percaya diri dalam menjalankan fungsi intermediasi dan UMKM bisa memperoleh akses pembiayaan.
 
UMKM kemudian diarahkan supaya juga bergerak secara digital menggunakan platform e-commerce. Suahasil menyebut bahwa dengan adanya UMKM yang lebih terdigitalisasi, maka selain akan memunculkan banyak bisnis baru. Selain itu juga akan ada perpindahan transaksi yang sifatnya konvensional menjadi transaksi yang sifatnya digital. Hal ini kemudian juga akan membuat basis perpajakan Indonesia juga berpindah dari yang tadinya berbasis transaksi konvensional berpindah menjadi yang berbasiskan transaksi elektronik. (Rp)

Konsultan pajak
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #insentifpajak #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 16044.36
USD 14272
GBP 19056.28
AUD 10264.85
SGD 10436.42
* Rupiah

Berlaku : 1 Dec 2021 - 7 Dec 2021