SF Consulting     9 Jun 2026

IEU-CEPA Ditargetkan Rampung Semester II 2026, Akses Pasar Ekspor Makin Luas

(Brussel) Pemerintah Indonesia dan Uni Eropa terus mempercepat penyelesaian proses ratifikasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) sebagai upaya memperluas akses pasar, meningkatkan perdagangan, dan memperkuat kerja sama investasi kedua kawasan. Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan bilateral antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Komisioner Perdagangan Uni Eropa Maros Sefcovic di sela Brussels Economic Security Forum di Belgia.
 
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai langkah lanjutan untuk memastikan proses ratifikasi IEU-CEPA dapat diselesaikan sesuai target pada semester II tahun 2026. Menurut Airlangga, penyelesaian ratifikasi tepat waktu menjadi kunci agar implementasi perjanjian dapat dimulai pada awal 2027. “Kami menargetkan proses ratifikasi IEU-CEPA dapat diselesaikan pada semester II 2026 sehingga implementasinya dapat dimulai pada awal 2027,” ungkap Menko Airlangga yang dikutip pada Senin (08/06).
 
Menko Airlangga menegaskan bahwa IEU-CEPA merupakan instrumen strategis dalam memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Uni Eropa. Karena itu, penyelesaian ratifikasi menjadi prioritas agar manfaat perjanjian dapat segera dirasakan oleh pelaku usaha di kedua belah pihak. Salah satu keuntungan utama dari implementasi kesepakatan tersebut adalah penghapusan tarif perdagangan pada sekitar 98 % pos tarif.
 
Bagi Indonesia, kesepakatan tersebut akan membuka akses yang lebih luas ke pasar Uni Eropa melalui fasilitas tarif nol persen untuk sebagian besar produk ekspor nasional. Kebijakan ini diyakini dapat meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar Eropa sekaligus mendorong pertumbuhan ekspor nasional dalam jangka panjang.
 
Selain membahas IEU-CEPA, kedua pihak juga mendiskusikan peluang kerjasama investasi melalui program Global Gateway Uni Eropa, termasuk pengembangan sektor mineral kritis. Indonesia yang tengah mempercepat hilirisasi sumber daya alam dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung kebutuhan Uni Eropa terhadap mineral strategis guna mempercepat transisi energi dan pengembangan industri teknologi hijau. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat kemitraan ekonomi yang saling menguntungkan serta menjadikan IEU-CEPA sebagai tonggak baru hubungan ekonomi Indonesia-Uni Eropa. (Rp)
 
Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #trade #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024