SF consulting     16 Jul 2021

BKF Kemenkeu Yakin Kesepakatan Sistem Perpajakan Internasional Menguntungkan Bagi Indonesia

(Jakarta) Para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 telah menyepakati langkah penting dan bersejarah, terkait arsitektur perpajakan internasional yang lebih adil dan stabil. Melalui Two-Pillar Solution to Address the Tax Challenges Arising From the Digitalisation and Globalization  of the Economy, diharapkan jadi tonggak penting dalam keberhasilan pendekatan multilateralisme untuk mengatasi tantangan digitalisasi dan globalisasi ekonomi, khususnya terkait mengatasi BEPS.
 
Kesepakatan ini mencakup 2 pilar yang bertujuan untuk memberikan hak pemajakan yang lebih adil dan memberikan kepastian hukum, dalam mengatasi BEPS akibat adanya globalisasi dan digitalisasi ekonomi tersebut. BEPS atau Base Erosion Profit Shifting adalah tantangan pemajakan yang dialami oleh negara-negara di dunia akibat adanya praktik penghindaran pajak yang dilakukan perusahaan multinasional.
 
Dengan ketentuan ini, keputusan investasi diharapkan tidak lagi berdasarkan tarif pajak suatu negara, tetapi berdasarkan faktor fundamental. “Pemerintah cukup optimis bahwa investasi di Indonesia tetap akan bertumbuh seiring percepatan dan penguatan reformasi struktural yang berdampak positif pada peningkatan iklim usaha,” ungkap Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Nathan Kacaribu pada Kamis (15/07).
 
Sistem perpajakan internasional yang baru ini selaras dengan semangat reformasi perpajakan nasional yang diantaranya bertujuan untuk meningkatkan basis pemajakan secara adil. Bagi Indonesia, hal ini penting untuk mengoptimalkan sumber penerimaan domestiknya. Penyebab rendah dan terus turunnya rasio pajak terhadap PDB Indonesia adalah belum mampunya sistem pemajakan menangkap peningkatan aktivitas ekonomi, salah satunya karena BEPS.
 
“Di Indonesia, laporan wajib pajak menunjukkan bahwa 37-42 % PDB merupakan transaksi afiliasi. Bila dibiarkan, hal ini tentunya merugikan bagi perpajakan Indonesia. Dengan adanya tambahan hak atas pemajakan dalam kedua pilar, basis pajak Indonesia akan meningkat”, pungkas Febrio. (Rp)
 
Konsultan pajak
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #globalminimumtax #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 16805.52
USD 14248
GBP 19684.18
AUD 10438.08
SGD 10604.82
* Rupiah

Berlaku : 22 Sep 2021 - 28 Sep 2021