SF consulting     25 Nov 2020

DJP Benahi Tata Kelola Piutang Pajak

(Jakarta) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mulai membenahi tata kelola piutang pajak melalui implementasi Peraturan Dirjen Pajak No.PER - 20/PJ/2020 tentang Pedoman Akuntansi Piutang Pajak. Hal ini untuk mewujudkan keseragaman perlakuan akuntansi dalam pengakuan, pengukuran, pencatatan, penyajian dan pengungkapan atas akun piutang pajak dalam Laporan Keuangan DJP.
 
Substansi beleid ini mencakup beberapa aspek penting mulai dari pengakuan, pengukuran, pencatatan, penyajian, dan pengungkapan piutang pajak.
 
Pertama, dalam aturan tersebut terdapat perbedaan pengakuan atas piutang pajak yang diterbitkan untuk tahun pajak 2007 dan Tahun Pajak sebelumnya dengan tahun pajak 2008 dan Tahun Pajak setelahnya. Untuk tahun Pajak 2007 dan Tahun Pajak sebelumnya hak klaim timbul pada saat diterbitkannya ketetapan oleh otoritas perpajakan sehingga ketika ketetapan terbit, dapat segera mengakui dan mencatat Piutang Pajak. Sementara untuk tahun pajak 2008 dan tahun pajak setelahnya, hak klaim piutang Pajak salah satunya diakui saat diterbitkannya surat tagihan pajak atau STP.
 
Kedua, untuk pengukuran piutang pajak dicatat sebesar nilai nominal. Dengan demikian, piutang pajak dicatat sebesar nilai nominal dengan dasar pengakuan angka pengakuan piutang pajak. Piutang pajak dapat berkurang apabila ada pengurangan, pembayaran, dan penghapusan. Namun untuk tahun pajak 2008 dan setelahnya, piutang pajak dapat berkurang karena adanya surat keputusan (SK) pembetulan, SK pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi dan SK pengurangan atau pembatalan surat ketetapan pajak (SKP) atau STP, putusan banding, dan putusan peninjauan kembali, yang menyebabkan piutang pajak berkurang.
 
Ketiga, pencatatan piutang pajak dalam bagian ini pencatatan piutang pajak dibagi dalam beberapa bagian mulai dari penambahan saldo piutang pajak yang bisa ditambah seiring penerbitan ketetapan pajak dan pengurangan saldo piutang pajak.
 
Selain itu dalam perlakuan piutang pajak mata uang asing menekankan tentang pencatatan piutang pajak sebesar nilai dalam ketetapan pajak yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Piutang pajak tersebut dicatat dalam jurnal sesuai dengan nilai dalam mata uang asing dolar Amerika Serikat, yang ditranslasikan ke dalam mata uang rupiah sesuai kurs tengah bank sentral pada tanggal pengakuan Piutang Pajak tersebut. (Rp)
 
Konsultan pajak
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #piutangpajak #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17167.15
USD 14005
GBP 19013.77
AUD 10866.85
SGD 10583.42
* Rupiah

Berlaku : 13 Jan 2021 - 19 Jan 2021