SF consulting     20 Nov 2020

Kebijakan Suku Bunga Bank Indonesia Tak Manjur Untuk Giring Penurunan Suku Bunga Kredit Perbankan

(Jakarta) Bank Indonesia menutup kebijakan akhir tahun 2020, dengan memangkas BI 7 Day Reverse Repo Rate (suku bunga acuan) sebesar 25 basis poin ke level 3,75 %, meski masih menyisakan 1 bulan di akhir tahun. Sayangnya langkah BI untuk menggiring suku bunga kredit perbankan selama 1 tahun ini, ternyata tak banyak membuahkan hasil.
 
Meski sudah menurunkan suku bunga acuan sebesar 125 basis poin (1,25%) tahun ini, dan sejak pertengahan tahun lalu mencapai 225 basis poin (2,25 %), Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengakui sulitnya menurunkan suku bunga kredit perbankan saat ini. Perry menyebut beberapa faktor seperti masih tidak efisiennya perbankan nasional yang tercermin dari cost of fund yang mahal, hingga tingginya persepsi risiko bank dalam penyaluran kredit di saat pandemi Covid-19, membuat suku bunga kredit sulit turun.
 
Hal ini terlihat dari periode Januari hingga September 2020, rata-rata tertimbang suku bunga kredit hanya turun 62 basis poin dari 10,47 % menjadi 9,85 %. “Kenapa kok suku bunga kredit bank sulit turun, pertama karena persepsi risiko kredit yang oleh perbankan. Karena menurunnya aktivitas ekonomi, risiko kredit itu meningkat, dan tentu saja sejumlah bank meningkatkan kebutuhan pencadangan risiko kredit,” ungkap Perry kepada media pada Kamis (18/11).
 
Selain menurunkan suku bunga acuan, suku bunga deposit facility juga turun 25 basis poin menjadi 3 %, demikian juga dengan lending facility yang turun 25 basis poin menjadi 4,5 %. Dengan tren suku bunga acuan yang semakin rendah ini, Gubernur BI Perry Warjiyo mengharapkan agar perbankan segera menurunkan suku bunga kreditnya, untuk kembali menggairahkan ekonomi. (Rp)
 
Konsultan pajak
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #bankindonesia #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 16787.84
USD 14150
GBP 18784.41
AUD 10333.18
SGD 10536.27
* Rupiah

Berlaku : 25 Nov 2020 - 1 Dec 2020