Bisnis.com     15 Oct 2020

IMF Pangkas Proyeksi Ekonomi Indonesia Jadi Minus 1,5 Persen Di 2020

(Bisnis.com) Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia dari minus 0,3 persen menjadi minus 1,5 persen pada tahun ini. "Hampir seluruh negara berkembang diperkirakan mencatat kontraksi ekonomi tahun ini. Sementara itu, negara seperti India dan Indonesia tengah berjuang untuk membuat pandemi lebih terkendali," tulis laporan IMF yang berjudul A Long and Difficult Ascent tersebut, Selasa malam (14/10/2020).
 
Di bidang fiskal, IMF juga menegaskan proyeksinya konsisten dengan penurunan bertahap dari stimulus fiskal yang besar pada tahun 2020, termasuk mengembalikan defisit fiskal menjadi di bawah 3 persen dari PDB pada tahun 2023.
 
Di bidang moneter, IMF menilai asumsi kebijakan moneter sejalan dengan pemeliharaan inflasi dalam rentang target bank sentral. Tahun depan, IMF memperkirakan pertumbuhan Indonesia akan meningkat hingga 6,1 persen. Kemudian, pada 2025, Indonesia diproyeksikan hanya akan tumbuh 5,1 persen. Defisit transaksi berjalan Indonesia diperkirakan hanya akan mencapai 1,3 persen pada tahun ini dan meningkat tahun depan menjadi 2,4 persen terhadap PDB sejalan dengan pemulihan ekonomi.
 
Kepala Ekonom IMF Gita Gopinath menuturkan krisis ini masih jauh dari selesai. Dia melihat tingkat lapangan kerja masih jauh dari posisi sebelum pandemi dan pasar tenaga kerja menjadi lebih terpolarisasi dengan pekerja berpenghasilan rendah, kaum muda dan wanita yang paling terpukul. IMF memperkirakan 90 juta orang akan jatuh dalam kekurangan ekstrim.
 
"Ini adalah krisis terburuk sejak Depresi Hebat, dan diperlukan inovasi yang signifikan di bidang kebijakan, baik di tingkat nasional maupun internasional untuk pulih dari bencana ini," ujar Gita dalam blog-nya.
 
Gita mengingatkan krisis ini kemungkinan besar akan meninggalkan bekas luka dalam jangka menengah karena pasar tenaga kerja membutuhkan waktu untuk pulih, investasi terhambat oleh ketidakpastian dan masalah neraca, dan kehilangan waktu belajar di sekolah merusak modal dari sumber daya manusia.
 
#sfconsulting #sfgroup #pajak #pajakuntukkita #pertumbuhanekonomi


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17371.14
USD 14746
GBP 19112.03
AUD 10578.93
SGD 10858.63
* Rupiah

Berlaku : 14 Oct 2020 - 20 Oct 2020