tribunnews.com     23 Jun 2020

Benyamin Davnie, Kas Daerah Menyusut, Warga Mampu Diminta Mencicil Pajak

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyatakan bahwa terjadi penyusutan kas daerah.

Penyebab kas daerah menyusut karena situasi ekonomi tak menentu saat masa pandemi virus corona atau Covid-19.

Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan penyusutan kas daerah akibat tak ada pemasukan pajak dari sektor restoran dan hotel.

Menurut dia, selama masa pandemi virus corona dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), hotel dan restoran tidak ada penghasilan.

Keadaan ini membuat pemasukan pendapatan terhambat. Restoran tidak menangani pelayanan dine in, hotel juga tidak bisa menerima tamu yang menginap. Akhirnya tidak ada pemasukan untuk kas daerah," kata Benyamin seperti dikutip dari keterangan pers, Selasa (23/6/2020).

Untuk mengatasi situasi seperti itu, kata Benyamin, masyarakat harus ikut membantu jalannya kestabilan roda ekonomi daerah.

Lantas, dia meminta agar wajib pajak mulai mencicil tagihan dari beban pajaknya khususnya bagi wajib pajak yang tergolong mampu.

"Kalau bayar sekaligus (pajak) ya susah. Jadi mulai sekarang dicicil. Berapa pajaknya, mulai dicicil," ujarnya.
Meski begitu, dia mengakui bahwa masyarakat merasakan beban ekonomi saat masa pandemi virus corona karena banyak mematikan roda perkenomian.

Oleh karena itu, Pemkot Tangerang Selatan memilih meniadakan beban pajak kepada wajib pajak yang sudah lansia, pensiunan, dan veteran.

"Beban tersebut sudah akan ditanggung oleh pemerintah. Dalam rangka memberikan keringanan terhadap masyarakat," kata Benyamin Davnie.

Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 16030.41
USD 14253
GBP 17690.86
AUD 9813.91
SGD 10235.55
* Rupiah

Berlaku : 1 Jul 2020 - 7 Jul 2020