Harian Bisnis Indonesia     10 Feb 2020

PPh Final di Bursa Berjangka Dipangkas

Pemerintah akan memangkas pajak penghasilan (PPh) final atas transaksi derivatif di perdagangan berjangka komoditi. Rencananya, tarif PPh di bursa berjangka akan disamakan dengan pengenaan pajak dalam transaksi penjualan saham di Bursa Efek Indonesia.

“Jadi kita ingin memberikan perlakuan yang kurang lebih sama, sederhana, mudah diterapkan, dan penerimaannya bagus,” kata Kepala Pusat Penerimaan Negara Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Rofyanto Kurniawan, akhir pekan lalu.

Tarif PPh final yang dikenakan saat ini atas transaksi penjualan saham di bursa efek adalah sebesar 0,1% dari jumlah bruto penjualan. Besaran tarif tersebut diatur melalui PP No. 14/1997 tentang PPh atas Penghasilan dari Transaksi Penjualan Saham di Bursa Efek.

Hal ini masih belum berlaku atas transaksi derivatif di perdagangan berjangka komoditi. PPh final tidak berlaku atas transaksi derivatif di perdagangan berjangka komoditi akibat dicabutnya PP No. 17/2009 tentang PPh Atas Penghasilan dari Transaksi Derivatif Berupa Kontrak Berjangka yang Diperdagangkan di Bursa.

Dalam regulasi sebelumnya pun pengenaan PPh tidak bisa dibilang ideal karena PPh final dikenakan atas initial margin yang tarifnya mencapai 2,5%, lebih tinggi dibandingkan dengan tarif PPh final yang dikenakan atas transaksi penjualan saham di bursa efek.

Dasar pengenaan PPh final yakni initial margin juga bermasalah karena dengan ini pajak dikenakan sebelum investor mengetahui apakah penanaman modalnya untung atau rugi. “Dulu itu memang menimbulkan kont roversi, jadi hitungannya seperti apa akan diatur juga,” ujar Rofyanto.

Saat ini, BKF telah melakukan kajian mengenai pengenaan pajak atas transaksi derivatif di perdagangan berjangka komoditi. Dalam kajiannya, lembaga tersebut mengindikasikan bahwa pengenaan PPh final merupakan solusi terbaik.

“Komunikasi dengan asosiasi sudah dilaksanakan. Kalau bisa segera sepakat bisa kita siapkan regulasinya,” ujar Rofyanto.

Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 14859.19
USD 13683
GBP 17801.26
AUD 9197.27
SGD 9850.79
* Rupiah

Berlaku : 19 Feb 2020 - 25 Feb 2020