Harian Kontan     11 Apr 2019

Lepas dari Pajak, IPCM Menargetkan Laba Melesat

JAKARTA. Tahun ini, PT Jasa Armada Indonesia Tbk mengejar pertumbuhan dobel untuk top line maupun bottom line. Anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II itu yakin dengan target yang dibidik karena tak lagi terganjal urusan pajak.

Tahun lalu pendapatan bersih Jasa Armada turun 2,63% year on year (yoy) menjadi Rp 727,05 miliar. Adapun laba tahun berjalan menyusut hingga 39,54% yoy menjadi sekitar Rp 72,81 miliar.

Menurut Jasa Armada, tanggungan pajak tahun lalu menggerus bottom line. "Ada penyelesaian pajak yang terjadi sekaligus di tahun 2018, jadi suka tidak suka biaya itu saya akui menggerus laba," ujar Dawam Atmosudiro, Direktur Utama PT Jasa Armada Indonesia Tbk, Rabu (10/4).

Tahun ini Jasa Armada berharap minimal membukukan laba tahun berjalan sama dengan tahun 2017. Dua tahun lalu, perusahaan berkode saham IPCM di Bursa Efek Indonesia (BEI) itu mengantongi laba tahun berjalan sebesar Rp 120,42 miliar.

Jasa Armada tentu cuma ongkang kaki menanti hasil. Agar target terpenuhi, mereka mengalokasikan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) Rp 200 miliar. Sumbernya berasal dari dari perolehan dana initial public offering (IPO).

Mayoritas dana belanja modal untuk membeli empat kapal baru yang sudah dipesan sejak tahun lalu. "Salah satu keuntungan kami dari hasil negosiasi dengan kontraktor galangan kapal adalah bisa bayar nanti di akhir," kata Herman Susilo, Direktur PT Jasa Armada Indonesia Tbk.

Selain dana belanja modal, Jasa Armada menyiapkan dana investasi lain untuk membangun gedung baru di Tanjung Priok, Jakarta. Namun manajemen perusahaan ini belum bersedia mengungkapkan detail proyek yang akan mereka bangun dan anggaran yang disediakan.

Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 16163.37
USD 14467
GBP 18464.66
AUD 9986.6
SGD 10527.61
* Rupiah

Berlaku : 22 May 2019 - 28 May 2019