Harian Kontan     14 Nov 2017

PMK E-Commerce Terbit Sebelum Tutup Tahun 2017

JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemkeu) optimistis untuk menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang perpajakan bisnis jual beli online (e-commerce) sebelum akhir tahun ini. Namun, kebijakan tersebut diperkirakan belum bisa menambah setoran perpajakan.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemkeu Suahasil Nazara menjelaskan, saat ini penyusunan calon PMK tersebut sudah sampai di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak. Oleh karena itu, ia memastikan aturan itu bisa terbit sebelum akhir Desember 2017.

Namun, Suahasil mengingatkan, aturan tersebut belum tentu berkontribusi terhadap penerimaan pajak tahun ini dan tahun depan. Sebab, PMK tersebut hanya mengatur tentang tata cara pemungutan pajak di bisnis e-commerce. "Enggak jadi pajak baru," tambah Suahasil saat ditemui di Gedung Kemkeu, Senin (13/11).

Apalagi, pelaku e-commerce di Indonesia pun beragam. Ada yang berada di atas penghasilan tidak kena pajak (PTKP) dan ada yang di bawah PTKP. Tentu saja, pebisnis e-commerce di bawah PTKP tidak terpengaruh PMK ini.

Sebelumnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Ken Dwijugiasteadi menjelaskan, toko online hingga jasa kurir akan jadi pemungut pajak e-commerce.

Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17014.85
USD 13770
GBP 19640.12
AUD 10690.29
SGD 10505.06
* Rupiah

Berlaku : 18 Apr 2018 - 24 Apr 2018